Selasa, 06 Juli 2021

Visi Sekolah 2021-2025

 

 Visi yang dimiliki SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu merujuk pada tujuan pendidikan nasional yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3, sebagai berikut: “Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab”.

      Adapun visi SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu adalah:

Terwujudnya “Inspire School”

yaitu sekolah yang dapat mengispirasi satuan pendidikan lainnya

Indikator Visi :

1.     Meningkatnya prestasi dan kredibilitas sekolah;

2.     Meningkatnya mutu proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik;

3.     Meningkatnya mutu keterampilan berpikir dan bernalar warga sekolah;

4.     Meningkatnya mutu sikap peduli terhadap diri sendiri, sesama manusia dan lingkungan;

5.     Meningkatnya mutu budaya belajar yang semakin interaktif, produktif, dan humanis;

6.     Meningkatnya mutu ketakwaan warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari;

7.     Meningkatnya mutu kepribadian melalui internalisasi profil Pelajar Pancasila.

 

Misi SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu ditetapkan sebagai representasi dari elemen Profil Pelajar Pancasila dan elemen visi sekolah. Elemen visi Inspire School  yaitu Illustrious  (terkenal), Natural (alami), Smart (cerdas), Patriotic  (cinta tanah air), Innovative (pembaru), Religious (bertakwa), Elegant (berbudi pekerti luhur). Adapun tujuh misi SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu adalah sebagai berikut:

 

a.  Meningkatkan prestasi warga sekolah dan kredibilitas sekolah

o  Elemen Visi : Illustrious  (terkenal)  

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila:

ü      memiliki regulasi diri;

ü      memiliki identitas diri yang matang;

ü      memiliki kesadaran diri dan tanggap terhadap situasi yang dihadapi;

ü      mampu berkolaborasi secara sukarela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan untuk kebaikan bersama.

 

b.  Meningkatkan mutu proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

o  Elemen Visi : Natural (alami)

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :

ü     memiliki prakarsa atas pengembangan dirinya;

ü     menghormati keberagaman dan toleransi terhadap perbedaan;

ü     memiliki rencana strategis, bertindak  dan merefleksikan proses dan hasil pengalamannya;

ü     mampu melakukan kolaborasi, berbagi, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama;

c.   Meningkatkan mutu keterampilan berpikir dan bernalar warga sekolah

o  Elemen Visi : Smart (cerdas)

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :

ü     bernalar kritis;

ü     mampu membuat keputusan yang tepat;

ü     berkontribusi dalam pemecahan masalah kehidupan;

ü     berpikir secara objektif, sistematik dan saintifik dengan mempertimbangkan berbagai aspek berdasarkan data dan fakta yang mendukung.

 

d.  Meningkatkan mutu sikap peduli terhadap diri sendiri, sesama manusia dan lingkungannya

o  Elemen Visi : Patriotic  (cinta tanah air)

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :

ü     mampu bertanggung jawab;

ü     berakhlak yang mulia kepada negara Indonesia;

ü     mampu menunjukan dirinya sebagai representasi budaya luhur bangsanya;

ü     berakhlak yang mulia kepada diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungannya;

ü     memiliki wawasan dan keterbukaan tentang eksistensi ragam budaya daerah, nasional dan global. 

 

e.  Meningkatkan mutu budaya belajar yang semakin interaktif, produktif, dan humanis

o  Elemen Visi : Innovative (pembaru),

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :

ü     terbuka dengan penemuan baru;

ü     memiliki prakarsa atas pengembangan dirinya;

ü     independen dalam menemukan cara-cara lain dan berbeda dalam berinovasi;

ü     mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak, dalam bentuk gagasan, tindakan, dan karya nyata secara proaktif.

 

f.   Meningkatkan mutu ketakwaan warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari;

o  Elemen Visi : Religious (bertakwa)

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :

ü   berakhlak yang mulia dalam beragama;

ü     menghormati keberagaman dan toleransi terhadap perbedaan.

 

g.  Meningkatkan mutu kepribadian peserta didik melalui internalisasi profil Pelajar Pancasila.

o  Elemen Visi : Elegant (berbudi pekerti luhur).

o  Elemen Profil Pelajar Pancasila    :  

ü     memiliki identitas diri yang matang;

ü     mampu menghargai kelebihan orang di sekitarnya;

ü     berakhlak yang mulia kepada diri sendiri dan kepada sesama manusia;

ü     memiliki sikap menghormati keberagaman dan toleransi terhadap perbedaan;  

ü     mencegah terjadinya konflik dan tidak memaksakan kehendak pada orang lain;

ü     menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila peserta didik dan para pemangku kepentingan.

Minggu, 20 September 2020

Branding School

 

School Branding Melalui Facebook

 

Kotler dan Armstrong (2012) dalam bukunya Prinsip-Prinsip Pemasaran menuliskan brand adalah nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari semua ini yang dimaksudkan untuk memudahkan mengenali spesifikasi produk dan membedakannya dengan produk pesaing. Brand juga merupakan janji untuk memberikan jasa spesifik secara konsisten.

School Branding adalah usaha yang digunakan oleh sekolah untuk menjadikan sekolah lebih dikenal, diingat dan memiliki nilai tersendiri pada masyarakat umum (Butarbutar, 2019).  Berkaitan dengan pengertian tersebut, Sholihah (2018) menyatakan bahwa pencitraan sekolah (school branding) bukan dimaksudkan untuk mengemas ketidak-baikan menjadi terkesan baik, melainkan mengemas dengan baik yang sudah dikerjakan oleh sekolah untuk kemudian dikomunikasikan kepada publik. Diharapkan, hal-hal positif tersebut diketahui oleh publik dalam keadaan yang senyatanya.

Melalui citra positifnya, diharapkan sekolah mampu menarik perhatian publik untuk lebih mengenal visi-misi sekolah, yang kemudian timbul minatnya menyekolahkan putra-putrinya di sekolah tersebut. SD Negeri 2 Kundisari Kecamatan Kedu memilih “Munding Berseri”, sebagai brand sekolah yang akan diberdayakan sebagai media internalisasi karakter peduli lingkungan hidup pada seluruh warga sekolahnya. Kata “ber-se-ri” merupakan akronim dari Bersih, Sehat dan Rindang. Agar terkesan kekinian, “ber-s-e-r-i” dapat diuraikan juga sebagai Berprestasi: Smart, Elegant, Religious, and Innovate.

 

Gunawan dalam Sholihah, (2018) menyebutkan teknik yang dapat digunakan sekolah dalam melakukan pencitraan publik maupun stakeholders-nya, di antaranya: 1) publikasi kegiatan positif sekolah; 2) pertemuan sekolah dengan orang tua dan tokoh masyarakat; 4) website sekolah; 5) pelibatan warga sekolah, dan 6) membuat berbagai event dan kegiatan yang mampu memobilisasi berbagai elemen masyarakat.

Dengan mempertimbangkan kajian data dan temuan fakta hasil penelitian para ahli, Kepala SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu berkeyakinan bahwa situs jejaring sosial facebook sangat efektif untuk diberdayakan sebagai media publikasi kegiatan internalisasi karakter peduli lingkungan yang telah dilakukan oleh sekolah. Dengan demikian, diharapkan brand image sebagai sekolah yang peduli dan berwawasan lingkungan semakin dikenal masyarakat. Melalui kerjasama dengan Ibu Dwi Utami Oisca seorang pegiat cinta lingkungan dari Cfp-Oisca Temanggung, berbagai perubahan budaya dan kondisi lingkungan sekolah telah mmenunjukkan hasil yang sangat berarti bagi perkembangan sekolah, progressnya dapat ditinjau di https://web.facebook.com/munding2 yang didukung dengan akun instagram @sdn2kundisari.





Sumber Bacaan:

https://www.kompasiana.com/poltakbutarbutar8687/5d20381b097f3672ff3d01b4/ school-branding diunduh pada 10-03-2020 pukul 23.36

Kotler, P, dan Amstrong. 2012. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Sholihah, Tutut. 2018.  Strategi Manajemen Humas Dalam Menciptakan School Branding Pada Sekolah Islam Terpadu Palangka Raya: IAIN Palangka Raya http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/jmpi/index

JMPI Vol. 3 No. 2, Desember 2018

Kunjungan SDN Gebang 1 Kecamatan Bonang ke SDN 2 Kundisari Kecamatan Kedu

Dalam rangka membangun jejaring kerjasama di bidang implementasi PSP dan GPBLHS di satuan pendidikan, SDN Gebang 1 Kecamatan Bonang Kabupate...